Kredit Emas di Pegadaian: Resiko dan Manfaat

Kredit Emas di Pegadaian akan memberikan peluang bagi Anda yang ingi membeli emas namun belum memiliki dana yang cukup. Sebelum melakukan transaksi ini, sebaiknya Anda pahami betul terlebih dahulu seluk beluk dari produk kredit emas ini sehingga bisa mengetahui karakteristik dan juga resikonya.

Emas merupakan investasi yang paling banyak dicari orang. Ini dikarenakan emas memiliki nilai yang stabil dan likuidnya membuat investasi pada instrument emas tidak pernah lekang oleh waktu.

Pada saat terjadi krisis, tidak sedikit orang yang memindahkan danannya untuk membeli emas karena mereka menganggap emas sebagai instrument yang aman.

Apalagi di tahun 2020, harga emas mengalami kenaikan yang lumayan tajam sehingga membuat banyak orang semakin mecarinya untuk dijadikan investasi, walaupun modal yang diperlukan untuk membeli emas tidak kecil. Untuk saat ini, dana yang harus Anda siapkan untuk membeli emas yaitu sebesar Rp 505 ribu per 1 gramnya.

Dengan memanfaatkan situasi ini, maka muncullah fasilitas kredit emas yang diluncurkan oleh beberapa bank syariah dan juga pegadaian. Melalui kredit emas ini, kendala besarnya modal untuk melakukan pembelian emas bisa menjadi ringan karena adanya bantuan biaya dari bank.

Pengertian Kredit Emas

Kredit emas merupakan salah satu jenis pinjaman yang digunakan untuk membeli logam mulia. Pada dasarnya, kredit emas memiliki kesamaan dengan kredit kepemilikan yang lainnya, misalnya kredit kendaraan bermotor atau kredit rumah.

Sekarang, Bank menyediakan sejumlah dana untuk melakukan pembiayaan terhadap pembelian emas, sementara itu debitur diharuskan untuk membayar dengan sistem cicil menggunakan tingkat margin tertentu kepada bank.

Emas merupakan produk yang dapat dibilang unik dan berbeda dari barang konsumtif. Ada beberapa karakteristik yang sebaiknya dipahami terlebih dahulu sebelum Anda membelinya, antara lain:

Baca Juga: Bisnis Online 

Karakteristik Emas

  1. Jenis emas yang dapat dibeli dengan cara kredit adalah hanya jenis Logam Mulia yang diproduksi oleh PT Antam, sedangkan pembelian perhiasan tidak dapat menggunakan cara kredit.
  2. Emas yang Anda beli akan disimpan oleh bank ataupun pegadaian hingga cicilan lunas. Jadi, Anda hanya akan mendapatkan salinan sertifikat. Untuk fisik emas dan sertifikat baru bisa Anda bawa pulang jika cicilan telah lunas.
  3. Emas dijadikan sebagai jaminan pada saat melakukan pinjaman. Sehingga ketika debitur tidak melunasi cicilan sesuai perjanjian atau menunggak selama beberapa bulan berturut-turut, maka bank akan melakukan lelang emas tersebut. Hasil lelang nantinya akan digunakan untuk melunasi sisa cicilan kepada bank. Waktu pelelangan emas tergantung pada kebijakan setiap bank ataupun pegadaian.
  4. Pembiayaan hanya sebesar maksimal 75% hingga 80% dari total nilai emas yang akan dibeli. Jadi, untuk yang 20% – 25% dari harga emas adalah menggunakan dana Anda sendiri dan dana ini harus sudah siap sebelum proses kredit dilakukan.
  5. Bank memberikan beban margin atas nilai emas yang Anda beli. Sehingga, jumlah pinjaman yang Anda harus cicil ke bank yaitu harga pembelian emas ditambah dengan margin. Besarnya setiap margin tentu berbeda dan berdasarkan jangka waktu kredit. Semakin lama masa kredit, semakin tinggi pula margin yang akan diberikan oleh bank. Bank merupakan cerminan keuntungan serta premi resiko yang telah ditetapnkan bank.
  6. Untuk kelayakan proses kredit, bank akan menetapkan syarat minimum seperti umur dan Warga Negara Indonesia (WNI). Selain itu, bank akan meminta beberapa dokumen identitas dan data keuangan serta melakukan evaluasi terhadap kemampuan pembayaran. Tujuannya karena bank ingin memastikan bahwa calon penerima pinjaman memiliki keuangan yang memadai sehingga dapat menyelesaikan kewajiban pelunasan pinjaman tepat waktu.

Mulia : Kredit Emas di Pegadaian

Pegadaian menawarkan Mulia, yakni produk kredit emas secara online yang akan memberikan layanan untuk melakukan penjualan emas batangan kepada masyarakat secara tunai ataupun secara angsuran melalui proses yang mudah dan jangka waktu yang lebih fleksibel.

Berikut ini fitur produk kredit emas di pegadaian secara online:

  • Terdapat beberapa pilihan emas batangan dengan berat mulaidari 5 gram hingga 1 kilogram.
  • Jangka waktu angsuran yang diberikan mulai dari 3 bulan sampai dengan 36 bulan.
  • Uang muka sebesar 10% hingga 90% dari nilai logam mulia.

Pengajuan kredit emas dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu:

  1. Pertama, dengan mendatangi kantor cabang Pegadaian terdekat yang menyediakan layanan produk Mulia, kemudian mengisikan formulir pengajuan Mulia yang ada di kantor cabang.
  2. Kedua, mendaftar secara online melalui Pegadaian Digital Service atau jika Anda menginginkan informasi yang lebih jelas bisa menghubungi call center Pegadaian.

Pembayaran dapat dilakukan langsung pada outlet Pegadaian melalui transfer ATM atau aplikasi Pegadaian Digital. Apabila Anda melakukan pelunasan lebih cepat, maka akan diberikan diskon margin dan emas dapat langsung diterima setelah Anda melakukan konfirmasi.

Baca Juga: Cara Beli Saham Secara Online

Resiko Melakukan Kredit Emas

Apabila dibandingkan dengna kredit konsumtif, contohnya seperti pembelian TV, kendaraan, dan semacamnya, kredit untuk pembelian emas sebenarnya jelas lebih baik.

Nilai barang konsumtif akan merosot seiring berjalannya waktu, sehingga kredit konsumtif ini cenderung tidak menguntungkan karena jika kredit selesai kemungkinan nilai barang sudah tidak memiliki arti. Sedangkan jika emas nilainya cenderung stabil dan terus mengikuti inflasi, sehingga membuat emas layak untuk disimpan bahkan melalui cara mencicil.

Namun sama seperti lainnya, emas juga memiliki beberapa resiko yang perlu diketahui, antara lain:

1. Harga Emas Cenderung Stagnan

Resiko yang pertama adalah harga emas yang tidak meningkat atau walaupun meningkat tetapi kenaikannya lebih rendah nilai margin. Apabila hal ini terjadi, maka Anda akan menerima nilai emas yang lebih rendah dibandingkan dengan jumlah pembayaran ke bank.

Kinerja harga emas di masa lalu tidak akan dapat mencerminkan kinerja emas di masa yang akan datang. Sementara margin merupakan sesuatu yang sudah pasti. Sehingga ada resiko yang harus dihadapi.

Apabila Anda ingin mengurangi resiko, sebaiknya masa kredit yang diambil adalah yang jangka pendek, ini karena akan mengurangi eksposur terhadap fluktuasi harga yang akan terjadi serta margin yang dibebankan oleh pihak bank atas pinjaman bisa menjadi lebih rendah.

2. Gagal Serah

Resiko yang kedua yakni emas tidak bisa dibeli atau tidak diserahkan kepada Anda oleh pihak yang memberikan kredit ketika cicilan Anda telah lunas. Harus diingat bahwa selama masa cicilan, pihak pemberi kreditlah yang akan membeli serta menyimpan emasnya.

Sehingga, Anda harus dapat memastikan bahwa lembaga yang memberikan kredit merupakan pihak yang kredibel secara legalitas. Selain itu juga pastikan bahwa mereka memiliki ijin yang jelas sebagai lembaga yang memang diperkenankan untuk melakukan kredit emas.

Akhir Kata

Itu tadi informasi mengenai kredit emas di Pegadaian yang bisa PartnerBisnismu sampaikan. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan Anda serta dapat membantu dan juga bermafaat bagi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *