Trading Forex: Pengertian, Kelebihan dan Cara Main

Trading forex merupakan salah satu jenis instrumen pada keuangan yang memiliki pasar paling besar di dunia, bahkan mengalahkan pasar saham dan instrumen lainnya. Bagi Anda yang tertarik dengan investasi ini ataupun telah menerima tawaran trading forex, ada baiknya Anda memahami terlebih dahulu tentang instrument investasi ini.

Alasan banyak orang melakukan jual beli forex ini karena ada dua hal, yaitu:

  1. Karena perdagangannya dilakukan secara Internasional, atau
  2. Untuk mencari keuntungan

Yang lumayan mengejutkan bahwa 80% forex yang terjadi dikarenakan trading ini berada di tujuan yang kedua yakni mencari keuntungan, bukan karena kebuthakan akan tukar menukar uang.

Oleh karena itu, sebelum memasuki instrument ini pelajari dahulu mengenai trading forex beserta cara mengatasi resiko yang akan terjadi.

Apa itu Trading Forex?

Semenjak munculnya trading secara online dimana semua orang dapat melakukan investasi, maka trading forex ini bertumbuh dengan cepat. Forex merupakan singkatan dari “Foreign Exchange” yang berarti jual beli valas.

Umumnya orang melakukan jual beli trading forex bertujuan untuk mendapat keuntungan dari pergerakan nilai tukar sepasang atau pair pada mata uang.

Jadi, tidak terdapat uang dollar atau euro yang bisa di bawa pulang. Semua hanya berupa catatan yang terdapat pada layar komputer.

Baca Juga: 

Kelebihan Forex Market

Menurut catatan Bank Internasional Settlements nilai perdagangan forex setiap harinya sebesar US$ 6.6 Trillion. Ini merupakan jumlah yang sangat besar, bahkan berkali-kali lipat diatas saham sehingga disebut bahwa forex mempunyai nilai transaksi yang terbesar di dunia.

Alasannya karena sebagai berikut:

  1. Globalisasi

Pendesainan Iphone dilakuka di kantor pusat Apple yang terletak di Cupertino California, sedangkan pembuatannya di China.

Inilah contoh globalisasi pada perdagangan supaya ongkos produksi yang dikeluarkan lebih efisien sehingga mendapat profit lebih tinggi.

Globalisasi pada perdagangan mengalami peningkatan dalam waktu beberapa decade terakhir ini yang juga mendorong perdagangan forex semakin melonjak.

Pekerja Iphone yang ada di China ingin dibayar dalam mata uang Yuan buka dalam US$, sehingga pihak Apple harus menukarkan USD ke mata uang Yuan untuk membayarkan ongkos produksinya.

Sebaliknya, konsumen yang ada di China membeli Iphone harus menukarkan uangnya dari mata uang Yuan ke USD agar dapat melakukan pembayaran Apple di USA.

  1. Sangat likuid (High Volatility)

Besarnya nilai transaksi yang ada pada pasar forex ini membuat pasar menjadi sangat likuid. Karena ada banyak pihak yang terlibat dalam perdagangan di pasar forex, antara lain:

1. Pemerintah

Memerlukan valuta asing yang akan digunakan untuk berbagai macam kebutuhan antara lain untuk membayar hutan dan menerima pinjaman.

2. Korporasi

Aktivitas ekspor dan impor yang dilakukan oleh korporasi merupakan kegiatan perdagangan yang berkaitan erat dengan proses tukar menukar valas.

3. Investor

Melakukan jual beli valas yang bertujuan untuk mencari keuntungan dari pergerakan nilai tukar itu sendiri.

Pasar yang likuid ini akan sangat disukai oleh investor untuk melakukan trading. Hal ini dikarenakan investor dapat melakukan transaksi jual beli mata uang dengan mudahnya sebab selalu ada lawannya.

  1. Cara Cepat Menjadi Kaya

Jika didengan mungkin ini terlalu provokatif, namun jika Anda menginginkan untuk yang cepat, ingin menjadi cepat kaya, main di pasar forex inilah solusinya.

Hal ini dikarenakan:

1. Leverage

Anda dapat melakukan transaksi dalam jumlah yang besar tetapi dengan jumlah modal yang minimum.

2. High Volatility

Pada pasar forex dapat digunakan untuk membuat kesempatan memperoleh keuntungan yang menjadi besar atau istilah lainnya High Risk High Return.

  1. Around the Clock Trading

Jika pada saham, Anda dapat melakukan transaksi hanya hingga pukul 4 sore dan di mulai dari pukul 9 pagi, kemudian hari Sabtu dan Minggu libur. Sehingga waktu yang dapat Anda gunakan untuk melakukan investasi ini sangat terbatas.

Sedangkan jika pada forex, waktu perdagangannya tidak terbatas alias dapat dilakukan kapan saja karena 24 jam, around the clock, dan tidak memiliki waktu libur. Sehingga, Anda dapat mempunyai banyak kesempatan untuk melakukan perdagangan.

  1. Posisi Beli dan Jual

Pada saham, Anda haru memasang posisi beli terlebih dahulu baru kemudain bisa menjual. Tidak bisa melakukan penjualan jika tidak memiliki saham.

Sedangkan pada forex berbeda. Di sini Anda dapat memasang posisi beli ataupun posisi jual secara bersamaan. Tidak harus memiliki barang terlebih dahulu untuk dapat membuka posisi jual di forex.

Jadi, dengan dapat melakukan kedua posisi ini, terdapat banyak posisi trader yang dapat dipasang dan kemudian bisa menghasilkan untuk yang lebih besar.

  1. Modal Kecil, Untung Besar

Dikarenakan adanya leverage, sehingga modal yang diperlukan untuk dapat bermain di forex menjadi kecil dan juga relatif terjangkau, akan tetapi mempunyai buying power untuk digunakan pada investasi yang besar.

Modal yang Anda perluka tidak perlu besar. Anda hanya membutuhkan beberapa puluh USD saja sudah dapat melakukan trading forex.

Contohnya, ada salah satu broker di forex dimana investornya hanya dengan membutuhkan modal $25 sudah dapat melakukan transaksi forex yang senilai $1000.

Trading Forex vs Saham

Berikut beberapa perbedaan karakter pada pasar forex dengan pasar saham:

1. Over the Counter (OTC)

Jika pada saham transaksi yang terjadi dengan cara sentral pada bursa efek antara 3 pihak (Anda, Broker, dan Bursa Efek), sedangkan pada forex transaksinya berupa Over the Counter jadi hanya antara dua pihak saja (Anda dan Broker).

Pada pasar saham, harga saham BRI pada semua broker sama, karena hanya ada satu sumber yaitu BEI. Sedangkan pada pasar forex dikarenakan transaksinya tidak terjadi pada satu bursa saja tetapi antara Anda dan Broker, maka mengakibatkan nilai tukar mata uang valasnya berbeda antara satu broker dengan lainnya.

2. Tidak Ada Pertukaran Barang

Ketika membeli saham, Anda kana membawa pulang sahamnya dan disimpan di custody. Saham ini membuktikan hak kepemilikan atas perusahaan sehingga terdapat barang yang Anda miliki.

Sedangkan pada forex, Anda tidak memegang barangnya, tidak ada pertukaran mata uang seperti yang terjadi saat transaksi di money changer. Jadi, Anda hanya bisa melihat selisih harganya saja dan menerima atas selisih harga tersebut (tergantung untung/rugi posisi).

Pentingnya Broker Forex

Seperti yang telah dijelaskan bahwa transaksi forex yaitu Over the Counter terjadi antara dua pihak saja (Anda dan Broker). Tidak terdapat otoritas bursa sentral yang berada di tengah seperti saham. Sehingga peran broker menjadi sangata sentral pada transaksi forex. Oleh karena itu, perhatikan dengan teliti bahwa broker yang digunakan sudah memiliki izin dan regulasi terpercaya

Penutup

Trading forex hampir sama dengan jenis investasi yang lainnya. Forex ini menawarkan risk dan return bagi investor yang sesuai dengan tujuan dan juga risk appetite mereka. Semoga artikel ini bermafaat dan bisa menambah pengetahuan Anda tentang trading forex ini.

Sekian artikel dari PartnerBisnismu, semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *