Valuta Asing: Pengertian, Fungsi, Kurs, Sistem

Valuta asing atau biasa disingkat dengan valas yakni tukar menukar antar satu mata uang dengan mata uang yang lainnya. Pasar valas adalah salah satu pasar yang memiliki nilai perdagangan paling besar di dunia, mengalahkan saham dan instrument keuangan yang lain.

Tiga bursa saham paling besar di dunia (NYSE, London, dan Tokyo) apabila di gabung seluruh jumlah transaksinya mencapai hingga USD300 Billion per harinya. Jumlah yang besar bukan? Namun tunggu dulu.

Menurut catatan Bank Internasional Settlement bahwa transaksi valas memiliki nilai transaksi USD 6,6 Trillion per hari.

Nilai transaksi valas ini berkali lipat lebih besar daripada nilai transaksi saham pada seluruh dunia.

Sayangnya, investasi valas ini memiliki cap yang buruk di Indonesia. Banyak yang memiliki anggapan bahwa valas adalah investasi bodong, judi, spekulasi, dan lainnya.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami akan mencoba mengulas mengenai trading valuta asing di Indonesia

Apa itu Valuta Asing?

Sejak dahulu, orang di dunia telah melakukan perdagangan. USA menjual produknya yakni IPhone. Indonesia menjual beras. Telah terjadi tukar menukar dalam dunia dagang.

Jadi, valas merupakan tukar menukar antar satu mata uang dengan mata uang dari negara lainnya.

Fungsi Pasar Valuta Asing

Pada kegiatan tukar menukar tersebut juga terjadi pertukaran uang atau istilah lainnya valuta asing. Hal inilah yang membuat pentingnya valas, antara lain:

1. Perdagangan Internasional

Seiring dengan terjadinya globalisasi yang membuat jarak semakin dekat, karena adanya kemajuan teknologi, perdagangan juga menjadi semakin meningkat. Valas pun menjadi satu hal penting.

2. Turisme

Poin kedua ini mungkin yang paling orang kenal. Ketika sedang liburan ke luar negeri maka akan memerlukan uang pada negara tersebut. Paling tidak memerlukan membawa dollar, supaya ketika sampai pada negara tujuan, tidak akan kesulitan lagi dalam melakukan segala kegiatan transaksi.

Sebelum pergi liburan, kita dapat pergi ke money changer. Tujuannya adalah untuk menukarkan Rupiah dengan mata uang asing milik negara yang akan kita kunjungi saat liburan nanti. Selain membawa uang tunai, sebenarnya kita juga dapat memakai kartu kredit untuk melakukan transaksi di negara lain.

Di dalam kartu kredit itulah tetulis transaksi dalam valas yang kemudian dikonversikan ke dalam rupiah sesuai dengan nilai tukar tertentu.

Baca Juga: Software Trading Saham Terbaik dan Terpercaya

3. Investasi

Fungsi investasi merupakan fungsi yang paling besar, namun juga paling kontroversial.

Fungsi valas ini tidak hanya sebagai investasi saja. Melainkan, juga untuk menghasilkan return keuntungan melalui cara trading forex.

Dikarenakan fungsi yang terakhir ini paling banyak orang perbincangkan, sehingga pada kesempatan kali ini kami akan membahas dengan lebih komprehensif.

Kurs Valuta Asing

Agar mengetahui nilai tukar valas, maka kita dapat melihat melalui kurs valas. Kurs valas yakni angka yang menunjukkan nilai tukar pada sepasang mata uang.

Sebagai contoh, kurs yakni 1 USD = Rp 15.050. Ini berarti untuk membeli 1 US$ Anda harus membayarkan sebesar Rp 15.050.

Tempat yang menjual valas, baik itu bank maupun money changer, memberikan ketentuan terhadap kurs jual beli yang berbeda. Contohnya sebagai berikut ini:

  • Kurs Beli US$: 14.350
  • Kurs Jual US$: 15.050

Untuk kurs jual berarti kurs pada saat bank melakukan penjualan (Anda membeli) valas. Sedangkan kurs beli artinya kurs pada saat bank melakukan pembelian (Anda menjual).

Spread antara kurs jual dan beli inilah yang akan menjadi keuntungan bagi pihak bank dan money changer.

Sistem Kurs Valuta Asing

Nilai kurs yang berlaku pada pasar valas di tentukan oleh sistem kurs valas yang berlaku pada suatu negara. Di bawah ini merupakan macam-macam dari sistem kurs, yakni:

1. Sistem Kurs Bebas (Floating)

Sistem kurs bebas berarti pembentukan kurs merupakan hasil murni (tanpa campur tangan) dari permintaan serta penawaran valas. Jadi, pemerintah tidak turut campur pada saat penentuan kurs mata uang.

Oleh karena tidak terdapat campur tangan, sehingga nilai kurs akan berfluktuasi, floating, tergantung supply dan juga demand pada pasar valas.

Apabila pemerintah memiliki keinginan untuk mengintervensi nilai kurs, maka harus melaksanakannya melalui mekanisme pasar. Contohnya melalui menjual valas dalam jumlah yang besar di pasar.

2. Sistem Kurs Tetap

Sistem kurs tetap yakni kurs ditentukan oleh pemerintah. Oleh karena itu, pada saat kita akan menukarkan uang pada bank yang satu dengan bank lainnya, maka nilai kursnya sama.

Selanjutnya pihak bank juga tidak dapat melakukan pengubahan pada kurs sendiri. Hal tersebut karena adanya keterkaitan dengan pemerintah.

3. Sistem Kurs Terkendali atau Terkontrol

Pada sistem yang terakhir ini, pemerintah maupun pihak bank memiliki kekuasaan dalam penentuan nilai alokasi pemakaian valas yang tersedia. Sehingga, nantinya pasar valas akan tetap stabil serta banyaknya inflasi tidak akan terjadi.

Sistem ini sangat bermanfaat dalam melakukan pemantauan ketersediaan valas dalam perdagangna aktivitas ekspor dan impor.

Trading Valuta Asing

Bagi banyak orang, valas berarti kita pergi ke money changer, lalu menukarkan uang, dan membawa pulang uang dollar atau euro. Hal tersebut dianggap sebagai transaksi valas. Terdapat barang yang bisa Anda bawa pulang.

Akan tetapi, pada forex trading atau perdagangan valas ini berbeda. Tidak terdapat barang ataupun uang yang akan Anda bawa pulang. Forex trading memiliki tujuan yang sama.

Nilai tukar pada sepasang mata uang akan mengalami perubahaan kapan saja. Anda dapat melihat pada bank bahwa nilai tukar rupiah terhadap USD dapat berganti dengan sangat cepat.

Jadi, nilai tukar mata uang inilah yang akan menjadi objek dari trading forex. Beli ketika tren nilai tukar menguat dan jual ketika trend sebaliknya.

Baca Juga: Saham Blue Chip: Pengertian dan Referensinya

Berikut ini beberapa manfaat dari trading forex:

Pasar sangat likuid

Terdapat banyak pihak (negara, korporasi, investor) yang melakukan transaksi forex setiap hari, sehingga membuat pasar menjadi sangat likuid. Dan tentu akan sangat menguntungkan bagi pemain karena pemain dapat melakukan transaksi secara efesien dan bisa melakukan trading kapan saja.

Potensi keuntungan yang besar

Apabila Anda menginginkan untuk yang cepat, dan ingin cepat kaya, main pada pasar forex ini merupakan salah satu jalannya. Karena terdapat leverage dan high volatility.

Dapat melakukan jual dan beli

Berbeda dari saham yang mana hanya dapat beli dulu baru jual, pada pasar forex Anda dapat melakukan jual dan beli secara bersamaan. Anda tidak wajib memiliki valas untuk dapat melakukan jual pada forex trading ini.

Modal Minimum

Di karenakan adanya leverage, sehingga modal agar dapat bermain forex ini menjadi lebih kecil dan juga terjangkau. Akan tetapi, mempunyai buying power untuk investasi yang lebih besar.

Penutup

Valas trading merupakan sebuah sarana untuk melakukan investasi layaknya investasi yang lain. Judi ataupun spekulasi, sangat bergantung pada pengetahuan serta kesiapan dalam mengelola forex pada transaksi dan investasi.

Sekian artikel dari PartnerBisnismu tentang valuta asing. Semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *